Tampilkan postingan dengan label puncak II. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puncak II. Tampilkan semua postingan

Proyek Jalur Puncak II yang Sudah Ditunggu-tunggu

Proyek jalur puncak II setidaknya sudah dipersiapkan sejak 2011 atau 3 tahun lalu. Proyek ini awalnya ditargetkan bisa rampung 2013. Namun kenyataannya hingga saat ini hanya sepanjang 3,5 km jalan yang sudah mulai diaspal dari total 47,8 km.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV Kementerian Pekerjaan Umum Bambang Hartadi menjelaskan penggagas jalan Puncak II adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Bambang, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyampaikan ide tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat berkunjung ke Istana Cipanas sekitar tiga tahun lalu. Maklum saja, rombongan Presiden SBY kerap tersendat akibat macet dari Cipanas hingga keluar dari kawasan Puncak. Gayung pun bersambut, Presiden SBY setuju dengan pembangunan jalan alternatif menuju kawasan Puncak hingga kawasan Cipanas.

“Akhirnya diinstruksikan untuk membangun jalan itu,” kata Bambang dikutip dari Majalah detik Senin (2/6/2014).

Pembangunan melibatkan kerja sama pemerintah provinsi dengan pemerintah pusat. Pihak Provinsi meminta Kabupaten Bogor membebaskan lahan, sedangkan pusat bertugas membangun jalan dengan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Rencana pembangunan jalan alternatif ke Puncak melewati kawasan sirkuit Sentul-Babakan Madang-Hambalang- Sukmamakmur-Pacet Istana Cipanas. Total anggaran untuk pembangunan jalan itu berdasarkan detail engineering design sebesar Rp 759 miliar. Jalan ini dirancang dengan lebar 30 meter dengan dua lajur menuju Jakarta serta dua lajur menuju Cipanas atau jauh lebih lebar dari jalur lama.

Atasi Macet, Jalur Puncak II Dibangun

VIVAnews - Pemerintah berencana membuat terobosan untuk mengatasi kemacetan yang terus terjadi di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat. Caranya,  dengan membangun jalur Puncak II sepanjang 40 kilometer.

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, M Guntoro menuturkan langkah itu merupakan langkah terakhir, setelah pihak Pemprov melakukan survei untuk merelokasi lahan penduduk di sekitar kawasan Puncak, Bogor yang tidak mungkin terlaksana.

"Untuk jalur Puncak II, ini kita memerlukan 1.600 hektare lahan, yang nantinya akan membentang sepanjang 40 km dari mulai Puncak hingga Cipanas. Jalur lingkar ini juga bisa diakses langsung dari pintu tol Jagorawi," kata Guntoro saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis 1 Maret 2012.

Dia menambahkan, proyek jalur Puncak II yang ditargetkan segera direalisasikan awal Maret ini nantinya bisa menampung puluhan ribu kendaraan yang biasa melewati jalur puncak lewat Ciawi.

"Pengendara nantinya akan disuguhi area yang menembus hutan dan perbukitan di sekelilingnya. Untuk melepas kepenatan enak sekali," tuturnya. (umi)


Link berita:
http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/292615-atasi-macet--jalur-puncak-ii-dibangun