Utopia Living Cikarang - Puncak Icon

Cikarang adalah pusat dari perhatian para industrialis Indonesia dan bahkan asing. Sebagai CBD terbesar di Indonesia, Cikarang adalah kiblat bagi para CEO perusahaan-perusahaan industri untuk menancapkan pabrik/usahanya disana. Anda bisa lihat sendiri, berbagai proyek hunian di Cikarang dan sekitar yang saat ini marak ditawarkan oleh para pengembang selalu Sold Out !

Bayangkan 10.000 Expatriate yang bekerja di sekitar 2.000 pabrik/industri di Cikarang dan sekitar akan mewarnai CBD ini dengan gaya hidup modern dan metropolitan. Bersamaan dengan itu sekitar puluhan ribu executive lokal juga akan memenuhi CBD di setiap hunian maupun tempat-tempat umum. Jangan dilupakan ratusan ribu buruh yang bekerja akan membuat Cikarang dan sekitarnya menjadi hidup baik siang maupun malam.

Walaupun beberapa mega proyek seperti Plaza Indonesia Jababeka dan kota mandiri Orange Country akan menyerap kehidupan sosial dan rekreasi para penduduknya, tetaplah semua ini terasa sangat kurang. Para penduduk Cikarang, entah expat, executive lokal maupun buruh membutuhkan alam yang segar, sejuk yang tidak dapat diberi oleh AC di mal-mal atau tempat kerja. Beruntung bersamaan dengan pembangunan pesat di Cikarang, pemerintah sedang menyiapkan akses jalan selebar 30 m yang menghubungkan Cikarang (Deltamas) dengan Cipanas. Proyek itu disebut Jalur Puncak 2 atau sering disebut pula Jalur Poros Tengah Timur.

Intinya, setelah keseluruhan proyek ini selesai, bagi anda yang tinggal di Cikarang hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 Menit untuk tiba di hotel atau tempat wisata pilihan anda di Cipanas. Dengan perbandingan yang berimbang, anda membutuhkan waktu 2 kali lipat bahkan lebih untuk mencapai Kelapa Gading/ Jakarta Kota/ Blok M.

Puncak Icon adalah sebuah lahan 1,01 Ha yang terletak kurang dari 5 menit dari Jalur Puncak 2 (Lihat Gambar). Sebuah lokasi dipenuhi potensi sebagai villa, resto, condotel maupun condovilla yang sempurna. Utopia Living Cikarang - Puncak Icon adalah mengenai seorang atau beberapa executive tinggal di Puncak Icon dan bekerja di Cikarang dan sekitar. Tempat tinggal yang tenang, sejuk dan asri akan meredam stress dan lelah dari tempat berkarya. Suara sungai mengalir di Puncak Icon akan melarutkan ketegangan akibat kerja, dan semua itu dapat dijangkau kurang dari 1 jam.

Segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran terbaik Puncak Icon sebagai investasi properti di Puncak anda yang tidak akan merugikan.

Puncak-Cipanas Menuju Masa Keemasan

Tahukah anda mengapa Puncak-Cipanas pernah menjadi primadona tempat berlibur terfavorit bagi warga DKI di tahun 1980-1990-an ? Mengapa pembangunan villa yang marak sangat sulit dihentikan ? Dan tahukah anda dalam waktu yang tidak lama lagi, kejayaan Puncak-Cipanas akan kembali berkibar sebagai tujuan utama berlibur warga Jabodetabek ? Lanjutkan membaca artikel ini dan anda akan mengerti mengapa dan tidak akan kaget ketika masa yang dinanti telah tiba.

Puncak-Cipanas merupakan dataran tinggi 900-1600 meter di atas permukaan laut dan adalah dataran tinggi terdekat yang mudah dicapai dari Jabodetabek. Pada era 1980-1990-an adalah masa keemasan pariwisata alam di Puncak. Lokasi yang mudah dicapai kurang dari 1 jam dari Jakarta membuat Puncak selalu menjadi pilihan utama bagi liburan akhir pekan maupun acara kantor seperti rapat, outing, dan lain-lain. Munculnya penginapan atau hotel-hotel, restauran maupun cafe seiring berjalannya waktu membuat Puncak-Cipanas semakin padat dan menarik untuk dikunjungi.

Di akhir era 1990-an, DKI mengalami banjir-banjir besar. Bukan yang pertama tetapi pada masa itu mulai disorot mengenai dampak pembangunan yang tidak terencana di daerah Puncak yang sejatinya merupakan daerah resapan air tetapi sudah hampir penuh ditutupi oleh bangunan-bangunan villa baik berijin maupun liar. Akibatnya, pemerintah daerah Bogor mulai menggusur beberapa bangunan tak berijin dan mencoba mengembalikan fungsi sebagian daerah Puncak kembali seperti semula. Ternyata tidak mudah.

Bukan pemberantasan villa liar yang melumpuhkan Puncak-Cipanas, tetapi lemahnya perencanaan pembangunan dan pengawasan pemanfaatan ruang di Puncak yang membunuh pariwisata Puncak secara perlahan. Kemacetan luar biasa membuat para pengunjung mengalihkan kunjungan wisatanya ke tempat lain, terutama setelah selesainya jalan tol Cipularang yang memangkas waktu tempuh Jakarta Bandung sampai hanya 2,5 Jam. Tidak adanya jalur alternatif yang layak untuk mencapai atau meninggalkan Puncak-Cipanas membuat pariwisata di Puncak-Cipanas meredup.

Dan sekarang adalah masa-masa yang sangat singkat terbuka kesempatan. Apa maksudnya ? Jalur Puncak 2. Pembangunan Jalur Puncak 2 adalah solusi yang akan mengembalikan kejayaan kawasan Puncak-Cipanas meroket bahkan melebihi masa keemasan di era 1980-1990-an. Jalur Puncak 2 akan menjadi jalur utama untuk menuju Puncak dan Cipanas karena jalan selebar 30 m akan memanjakan pengunjung untuk tiba dan kembali tanpa mengalami kemacetan seperti halnya di jalur Puncak 1.

Tidak hanya itu, pembangunan Jalur Puncak 2 juga membuka akses yang selama ini tidak pernah ada, yaitu Cikarang-Cipanas. Saat ini Cikarang dan sekitarnya adalah daerah yang paling 'panas' pembangunannya. Kawasan industri terbesar di Indonesia ini terus berbenah untuk menjadi kawasan industri utama di Asia Tenggara. Saat ini saja, 10.000 expat (karyawan asing) bekerja di 2.000 lebih dan terus berkembang perusahaan multinasional. Bayangkan, bila selama ini para karyawan atau penduduk Cikarang harus menempuh 1-2 jam untuk berlibur di Jakarta. Kelak, mereka cukup berkendara selama 45 menit untuk tiba di penginapan sejuk pilihan mereka di Cipanas.

Pembangkit Listrik Tenaga Air Sederhana

Pembangkit listrik tenaga air sederhana merupakan sumber daya energi terbarukan yang menggunakan gerakan air untuk memutar turbin air atau roda yang pada gilirannya menghasilkan output mekanik rotasi. Energi potensial air yang bergerak dilepaskan dan cara terbaik untuk menempatkan sejumlah besar air dalam gerakan adalah membiarkan gravitasi melakukan pekerjaan. Maka unsur yang paling penting untuk produksi Hydro Energy bukan air itu sendiri, tetapi gravitasi, karena gravitasi yang membuat air bergerak.

Hydro Energy sebenarnya adalah salah satu jenis yang paling umum dari teknologi energi terbarukan yang digunakan saat ini, dengan alasan yang baik tentunya. Jenis sumber energi alternatif ini, selain menjadi berkelanjutan, terbarukan, hemat biaya, dan ramah lingkungan, juga memiliki potensi untuk memproduksi sebagian besar kebutuhan energi dunia.
Hari ini, energi hidro dalam skala besar memasok sekitar 15% kebutuhan listrik dunia, dengan beberapa negara seperti Selandia Baru bahkan memproduksi lebih dari 70% dari energi listrik yang dibutuhkan negaranya.

Listrik yang beasal dari tenaga air adalah bersih, listrik alami tidak memproduksi karbon dioksida atau emisi berbahaya lainnya dibandingkan dengan bahan bakar dan/ atau gas fosil. Listrik yang dihasilkan oleh air bergerak lebih murah daripada listrik yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil. Dalam kebanyakan kasus, aliran alami air lebih dari cukup untuk menghasilkan pasokan listrik yang baik untuk dikonsumsi sendiri atau secara lokal.

Teori energi hidro sangat mirip dengan energi angin tapi bukannya menggunakan angin untuk memutar baling-baling turbin, kita menggunakan aliran air. Sebelumnya turbin air hanya digunakan untuk memompa air atau untuk irigasi lahan, namun karena teknologi ini, kita sekarang dapat menggunakan turbin air untuk menghasilkan listrik dalam bentuk skala kecil pembangkit listrik tenaga air.

Air memutar turbin air atau roda air sehingga mengubah energi kinetik dari pergerakan air menjadi energi mekanik yang dapat digunakan. Ini kemudian berubah menjadi energi listrik melalui penggunaan generator. Jumlah listrik yang dihasilkan ditentukan oleh seberapa jauh air jatuh dan rata-rata volume aliran air. Pembangkit listrik tenaga air kecil bisa sangat efisien dan sangat mudah untuk dibangun, hanya jika ada air mengalir di dekat properti Anda.
Pembangkit listrik tenaga air memiliki satu keuntungan besar sebagai salah satu sumber-sumber energi terbarukan yang Anda patut pertimbangkan sebagai pemasok listrik rumah Anda. Keuntungan utama adalah bahwa Pembangkit listrik ini dengan skala kecil dapat menghasilkan tenaga 24 jam sehari, 7 hari seminggu, tidak seperti Pembangkit listrik lain seperti dari tenaga surya atau angin karena angin tidak selalu bertiup atau matahari tidak selalu bersinar. Tapi selama ada gravitasi, air akan selalu terus mengalir baik siang maupun malam dan lebih cepat air mengalir, lebih banyak energi yang dapat dihasilkan.


Satu keunggulan Puncak Icon yang tidak dimiliki oleh area lain di sekitar atau kebanyakan di wilayah lain adalah, sungai yang mengalir di segala musim di tanahnya. Potensi untuk memiliki pembangkit listrik sendiri dapat dengan sangat mudah diaplikasikan dan menjadi keunggulan yang sangat amat menguntungkan. Hubungi Marketing untuk mendapatkan penawaran terbaik di lokasi yang jarang ada ini.

Terwujudnya Pembangunan Jalur Puncak 2


Warga DKI dan Jabodetabek pada umumnya segera menikmati pencapaian terbaru pembangunan infrastruktur dengan terwujudnya pembangunan Jalur Puncak 2 atau sering disebut juga jalur Poros Tengah, yang menghubungkan langsung Sentul, Sukamakmur, dan Cipanas.

Kelanjutan pembangunan Jalur Puncak 2 yang merupakan akses tercepat menuju objek wisata Puncak - Cipanas ini, dikatakan Camat Sukamakmur, Bogor, bapak Zaenal Ashari sesaat setelah melakukan pemetaan jalur di lokasi yang akan dibangun bersama aparat terkait dari Dinas Bina Marga dan dinas Pengairan (DBMP) Kabupaten Bogor.

Menurutnya, proses persiapan pembangunan tahapan berkelanjutan jalur Puncak 2 telah rampung, tinggal pelaksanaan pembangunannya yang akan dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan dinas Pengairan Kabupaten Bogor.

“Tugas pokok kami sebagai pemerintah Kecamatan Sukamakmur dalam menyediakan lahan untuk Jalur Puncak 2 ini telah kami lakukan. Kami telah berkoordinasi dengan warga pemilik tanah untuk menghibahkan tanahnya sebagai penyediaan lahan untuk jalur Puncak 2 tersebut,” kata Zaenal kepada media, Kamis (08 September 2015).

Ia menambahkan, warga secara sukarela menghibahkan lahan yang mereka miliki demi kemajuan desanya sehingga tidak ada kendala dalam proses ini. “Pembangunan ini sebagai tindak lanjut yang sempat tertunda, meliputi Desa Wargajaya dan Sukaharja Kecamatan Sukamakmur yang panjangnya mencapai 2,7 Kilometer,” ditambahkannya.

Lagi kata Zaenal, panjang seluruh Jalur Puncak 2 tersebut adalah 11,8 Kilometer dari Sentul Babakan Madang sampai ke Cipanas dan yang termasuk dalam Kecamatan Sukamakmur terdiri dari 6 desa.


“Semua perkembangan ini telah saya serahkan pada Pemkab Bogor dan tugas kami sebagai penyedia lahan telah selesai dilakukan, tinggal pembangunannya tugas DBMP Kabupaten Bogor. Saya berharap pada tahun 2017 pembangunanya (Jalur Puncak 2) selesai,” tutur Zaenal.

Dengan terwujudnya jalur ini, maka warga DKI, Tangerang, Bekasi dan Depok maupun yang melalui tol Jagorawi untuk menuju Puncak, tidak perlu lagi melalui jalur yang sangat padat dan sempit lagi. Jalur selebar 30 meter (termasuk area bebas bangunan di sisi kanan kiri jalan) akan memanjakan para pengguna kendaraan untuk pergi berlibur ke Puncak dan kembali lagi ke rumah tanpa harus bermacet-macet ria di jalur Puncak lama.

9 Foto Pemandangan Alam dan Kebun Teh di Puncak

Puncak, lokasinya sangat dekat dengan Jakarta (hanya sekitar 2 jam perjalanan dengan mobil). Puncak juga menawarkan pemandangan pegunungan yang serba hijau segar. Apabila berada di Puncak, hawa sejuk dan udara yang sangat dingin akan terasa menyentuh kulit. Jadi siap-siap membawa baju hangat atau jaket ya karena di tempat ini selalu diselimuti kabut tebal apabila menjelang sore hari! Karena hawanya yang dingin maka tidak heranlah kalau di sana-sini akan dijumpai banyak sekali perkebunan teh. (Puri_Areta)